Membuat kotak tukar link di wordpress.com

Membuat kotak tukar link di wordpress.com

lihat kodenya  disini

untuk kode gambar buatnya disini

masukkan kodenya ke widget wordpress

ganti rokar.wordpress.com menjadi alamat blog wordpress anda

ganti http://images.cooltext.com/1310095.gif dengan alamat gambar anda

berhasil ? komentar di bawah ini  :D

thanks to : rokar.wordpress.com

” Rasa dan Harapan “

” Rasa dan Harapan “

Haruskah kulupakanmu
yang disisi lain
ku mengharapkanmu
Harus ku apakan rasa
yang sesaki hati saat menahan rasa
Sampai kapan
kuharus pendam dan tahan rasa
karna sadari dirimu tlah dimiliki
Apa ini jalan rasa ku padamu
memendam. .
akankah ku bertahan
ungkapkan. .
namun ketakutan cengkramku
Apa ku harus lupakanmu
dan biarkan rasa dan harapan melayang dan ahirnya hilang

” Kemana Jiwamu “

” Kemana Jiwamu “

Sungguh ku tlah tertinggal oleh waktu
Menunggumu tlah tambah sepiku
Kemana jiwamu
Bagai tertelan kelamnya waktu
tak bisa kupungkiri
Bahwa dirimu tlah buatku jatuh cinta setelah skian jiwa hanya lalu lalang pada perjalananku
Namun kini dirimu membisu dan menghilang dari jalan rasaku
yang buatku terluka dan hampa

Ungkapan Jiwa Seorang Ayah

Ungkapan Jiwa Seorang Ayah

Hari ini. .
Dirimu ungkapkan pada ku
Sebuah ukiran rasa yang buat ku mengerti
Dirimu slalu menjagaku pada setiap detik usiamu
Dirimu tau akan lemahnya jiwa budak kecilmu
Saat harus merongrong sesaknya kehidupan
Terima kasih tlah menjagaku
Terima kasih tlah ucapkan kata yg slalu kuingat dan jadi penguat pada hidup.

 

15 Oktober 2011 jam 15:20

Berharap Sebuah Tanya

Berharap Sebuah Tanya

Dalam heningnya waktu

Ku bermimpi ada tanya darimu

Dalam sepi rasa

Kuberharap ada tanya untukku

Yang tlah terlalu jauh melangkah pada alunan mimpi

Kuberharap jadi bagian dari kisahmu

Walau bukan jadi bagian dari hatimu

Tak peduli ku jadi apa dibenak dan hatimu

Namun ku hanya berharap ada tanya

Darimu. . .   Untukku . . .

TRUE STORY : AKU MENANGIS UNTUK ADIKKU

TRUE STORY : AKU MENANGIS UNTUK ADIKKU

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning,dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.

“Siapa yang mencuri uang itu ??”

Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”

Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang ?? …

Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!” Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung.

Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.” Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas provinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya  mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya?

Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus ??”

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata,

“Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.” Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya ?

Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.” Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.

Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”

Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20 tahun.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).

Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!”

Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku ??

Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku? ” Dia menjawab, tersenyum, ” Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu ? Apa mereka tidak akan menertawakanmu ?”

Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, ” Aku tidak perduli omongan siapa pun ! Kamu adalah adikku apa pun juga ! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…”

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, ” Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.”

Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.

Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku.     ” Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita ! ” Tetapi katanya, sambil tersenyum, ” Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya ?? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit ?” Aku menanyakannya.

“Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, ” Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”

Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, ” Mengapa kamu menolak menjadi manajer ??

Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya ?”

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya.

” Pikirkan kakak ipar ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan ?”

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: ” Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku !”

” Mengapa membicarakan masa lalu ? ” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya,

” Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi ?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, ” Kakakku.”

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat.

” Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.

Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya
kepadaku.

Kata-kata begitu susah ku ucapkan keluar bibirku, ” Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.

NAMA NAMA PENGARANG PUISI BARU ( Pancaran Masyarakat baru ) Part 1

NAMA NAMA PENGARANG PUISI BARU ( Pancaran Masyarakat baru ) Part 1

Puisi merupakan suatu seni kata yang indah, saat membaca suatu puisi kita akan sadari begitu bermakna dan punya arti sebuah kata pada alunan puisi namun seiring perkembangan zaman puisi tidak lagi begitu popular pada masyarakat apalagi pada remaja sekarang ini yang mereka tau hanya hal – hal tentang teknologi maupun tentang dunia modis walaupun mereka tak pernah sadari bahwa semua hal yang mereka suka baik tentang teknologi maupun dunia modis semuanya merupakan bagian dari seni
Sering ku bertanya apa masih ada penikmat puisi ataukah hanya sebatas sejarah bahwa dulu Indonesia pernah punya penyair dan karya – karya yang indah.
Tujuan saya menulis blog ini untuk memberikan pengetahuan dan mengingat kembali akan nama dan karya penyair khususnya pada puisi baru

1. Selasih atau seleguri
Karyanya :
Ratap ibu
Cinta yang suci
Lapar
Bertemu pandang
2. A.M.Dg. Mijala
Karyanya :
Buruh
Mendatang-datang jua
Bimbang
3. Mohammad Yamin
Karyanya :
Gita gembala
Pagi-pagi
Gubahan
Sungguhkah ??
4. Aoh Kartahadimadja
Karyanya :
Murai
Gubukku
Kedesa
5. A. Hasjmy
Karyanya :
Mencapai maksud
Menyesal
Sawah
Bangunlah.oh pemuda
6. M.R Dajoh
Karyanya :
Perempuan menumbuk padi
Pekerjaan anak
Mengambil kerikil dari kali
Pertanyaan anak kecil
7. Suman Hs
Karyanya :
Berjuang
Diracun kata
Terkenang . . . kanda !!
Suara nyawa ku

Mungkin cukup untuk 7 nama penyair, tunggu postingan berikutnya . . . !!

Rokar Hokage 20 january 1990

DELEGASI DALAM KEPEMIMPINAN

DELEGASI DALAM KEPEMIMPINAN

Dalam dunia yang semakin maju dan sebentar lagi akan menuju kearah globalisasi yang sebenar benarny global ( mendunia ) sangat diperlukan langkah dan pemikiran yang benar – benar dapat memberikan satu solusi maupun permasalahan yang semakin kompleks terjadi baik didunia usaha, organisasi maupun kehidupan sosial untuk itu peran seorang pemimpin sangatlah penting dalm mengarahkan bidang yang ia pimpin baik suatu perusahaan, organisasi maupun pemimpin dalam kehidupan bermasyarakat.
Namun adakalanya seorang pemimpin memberikan tanggung jawab maupun wibawa kepada orang lain ( delegasi )karena adanya faktor – faktor yang ia nilai sudah sewajarnya ia memberikan tanggung jawab maupun wibawa kepada orang ia percaya dapat melakukan hal itu. Pada blog ini akan saya berikan sedikit wawasan maupun hal – hal yang menyangkut delegasi pada suatu kepemimpinan
Baiklah kita akan mulai membahas tentang delegasi.

A. Pengertian Delegasi
Adapun pengertian delegasi yaitu suatu kegiatan dengan memberikan sebagian tanggung jawab dan kewibawaan kepada orang lain. Dalam hal ini pemimpin biasanya memberikan suatu tanggung jawab kepada orang lain dalam hal ini bawahannya untuk melaksanakan kegiatan yang biasanya dikerjakan oleh pemimpin dan pemimpin bertanggung jawab terhadap tindakan tindakan yang dilakukan oleh bawahan yang ia beri delegasi

B. Cara menjalankan delegasi
Dalam menjalankan delegasi ada hal yang perlu diperhatikan sebab sebuah delegasi mempunyai resiko dan rasa takut pemimpin karena adanya jarak antara kita dan orang yang kita serahi delegasi

Ada unsur – unsur yang terkait dalam delegasi yang perlu diperhatikan :

1. Apa yang didelegasikan
2. Komunikasi terbuka antara orang yang menyerahkan delegasi dan orang yang menerima delegasi
3. Kejelasan isi delegasi
4. Harapan yang diletakan pada orang yang dietakkan delegasi
5. Kekuasaan yang diserahkan
6. Pengawasan yang wajar
7. Orang yang diserahi delegasi

Hal – hal yang penting yang perlu diperhatikan oleh pemimpin dalam memberikan delegasi pada bawahan, adapun hal – hal yang dapat membantu, antara lain :

1. Perhatikanlah orang yang hendak kita beri dalegasi, mengapa orang itu kita minta dan apa tepatnya hal yang akan kita minta kepadanya
2. Jelaskan permintaan itu dengan tnang dan dalam situasi santai, orang yang akan kita beri delegasi kita beri latar belakang tugas dan hal – hal yang mungkinakan tersangkut dalam tugas itu
3. Sampaikanlah harapan kita dan jelaskan kekuasaan yang kita berikan kepadanya. Dan mintalah dia mulai bekerjamelaksanakan tugas yang kita serahkan kepadanya
4. Jika dia sanggup, beritahukanlah bagaimana kita dapat membantunya demi suksesnya pelaksanaan tugas itu
5. Hendaklah kita setia pada kesepakatan yang telah dibuat, apabila dia ingin perubahan bicarakanlah pada dia dan utarakan alasan alasannya. Jika delegasi telah selesai ucapkanlah terima kasih kepadanya, bahkan dimuka umum jika dirasa tepat
Inilah sedikit wawasan yang dapat saya berikan dipostingan blog saya.

Terima Kasih . . !!

DOWNLOAD UNISTALLER PROGRAM

DOWNLOAD UNISTALLER PROGRAM

Sering kali kita sangat kesal terhadap program apapun baik game maupun program kerja kaga bisa. . . minta insert CD lah.. . atau hal lain. . sampe akhirnya disaat kapasitas Hard Disk kita mulai penuh sehingga ahirnya kita terpaksa menghapus folder program tersebut..

jangan dulu, namun sekarang ada solusinya . . . !!
jangan asal delete ntar malah berakibat fatal dan menimbulkan ERROR . .

Ini dia soslusi paling jitu, Uninstaller Program.exe. GRATIS !!

Sesuai namanya program ini dikhususkan untuk menguninstal program yang tidak kamu inginkan sehingga tidak menimbulkan error . .
Caranya cukup simpel dan praktis, kinerja program ini adalah dengan menguninstal program yang tidak diingin ampe akar-akarnya.

bersih 100%, eh da kayak sales deterjen gue ni.

Selain itu memiliki fitur keunggulan yakni : Hunter Mode, dimana fitur ini sangat membantu buat kita yang tidak ingin repot membuka – buka Control Panel untuk Addataupun Remove Program, atau buat orang yang amat – sangat tidak terbiasa dengan cara menguninstal sebuah program. Cukup gerakkan saja target ( gambar berupa lingkaran ) pada program yang tidak diinginkan maka akan muncul menu-menu, salah satu diantaranya ya, UNINSTAL deh. . .

selesai deh penjelasan pak guru.

Selamat mencoba !!

untuk download program langsung ja klik : http://www.ziddu.com/download/6761206/revosetup.exe.html

Cara mengubah LCG Jukebox, Smart movie dan X – Plorer Trial ke Full Version

Cara mengubah LCG Jukebox, Smart movie dan X – Plorer Trial ke Full Version

Pasti anda sangat suka ma ke tiga program hp baik LCG, Smart Movie maupun X – Plorer, namun setiap didownload slalu dapat trial version dan setiap habis waktu trial gak bisa dibuka ataupun dimainkan.

Pati kesel bgt deh. . . !!

Eiiiitttttttttttttsssss . . .

Namun jgn kwatir dipostingan kali ini saya akan bahas tentang cara mengubah program trial version ketiga program diatas menjadi full version, asyikkan . . .

Maka simak baik – baik caranya. . . !!

Gini caranya :

1. Download ketiga program yang tial version
2. Download Program pembuka kunci ketiga program ( Key LCG ) di
http://search.4shared.com/network/search… lalu buka program
3. pilih program dalam Key LCG yang akan dijadikan full version
4. masukan imei yang tertera diprogram yang akan di full versionkan
5. setelah itu keluar key untuk full versin program
6. masukan key ke program yang trial lalu ok
7. selesai deh, anda sudah siap untuk menggunakan program yang full version tersebut
8. Selamat mencoba . . . !!
^_^

Rokar Hokage 20 january 1990

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.